Faktor Penyebab Hidup dan Punahnya Suatu Mazhab
Oase Iman

Faktor Penyebab Hidup dan Punahnya Suatu Mazhab

Spread the love

As-Ansar – Bila mengetahui mengenai 4 mazhab yang ada di Indonesia, Anda pasti seringkali kebingungan. Namun tidak perlu bingung, sebab sebagian besar mazhab yang dipakai di Indonesia adalah mazhab Syafi’i. Namun sebelumnya bisa dicerna bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi tetap eksisnya suatu Mazhab, antara lain:

  1. Adanya para munid dan pengikut yang tuna menyebarkan pemikiran-pemikiran Mazhab tersebut.
  2. Adanya karya-karya peninggalan Mazhab yang masih bisa diakses dan dipelajani oleh generasi berikutnya.
  3. Adanya pengaruh dan campur tangan penguasa dalam menentukan kebijakan dan aturan-aturan hukum suatu negari, seperti kebijakan yang menentukan Mazhab tertentu sebagai Mazhab resmi negara.

Adapaun faktor-faktor penyebab punahnya suatu mazhab antara lain:

  • Adanya pengaruh dan kebijakan penguasa.

Hal tersebut terjacli pada madzab Auza’i. Diniwayatkan beliau ketika Abu Zar’ah Muhammad bin Utsman dan Mazhab Syafi’i diangkat sebagai hakim, beliau membuat kebijakan bagi siapapun yang sanggup menghafal buku Mubtashar al-Muani buku Mazhab Syaf1’i maka akan diberikan hadiah uang tunai. Kebijakan tersebut tentu saja sangat mempengaruhi tersebarnya Mazhab Syafi’i dengan cepat di Syiria, dan hal ini menyebabkan menyusutnya bahkan lenyapnya Mazhab Auza’i yang sebelumnya berkembang di Syinia.Sebagaimana rnadzhab Auza’i, madahab Dhahini Juga memiliki sebab yang sama yakni tumbangnya pemerintahan Islam di Andalusia tempat Mazhab Dhahini ini berkembang mengakibatkan tumbangnya Mazhab tersebut.

  • Tidak adanya karya-karya peninggalan Mazhab yang memadai.

Hal tersebut seperti yang terjadi pada Mazhab Laitsi, penyebab lenyapnya Mazhab ini antara lain karena tokoh Mazhab sendiri yakni Imam Lairs tidak mencatat membukukan dan tidak juga menganjunkan kepada para munidnya untuk mencatat pendapat-pendapatnya, oleh karenanya pemikiran-pemikiran dan Mazhab ini menjadi sulit untuk dilacak dan dipelajani. Sebagaimana Mazhab Laitsi, lenyapnya Mazhab Tsauni juga disebabkan tidak adanya karya peninggalan Mazhab yang memadai. Diriwayatkan meskipun Imam ats-Tsauni mampu menyelesaikan karya yang berupa kompilasi hadits beserta interpretasinya, namun kemudin beliau menyuruh mundnya yang bernama Amman bin Saif untuk menghapus dan membakar tulisan-tulisannya. Hal ini tentu menyebabkan musnahnya ajaran-ajaran sang Imam, dan walaupun masih saja ada beberapa ide beliau yang sempat dicatat oleh murid-muridnya yang lain, namun tidak memadai dan tidak dalam bentuk yang terorganisir.

  • Para Murid dan Para Pengikut.

Seperti yang dialami oleh Mazhab Laitsi, faktor penyebab musnahnya Mazhab ini juga disebabkan karena jumlah murid yang sedikit dan mereka tidak ada yang mampu mensosialisasikan Mazhab ini.Dernikian juga yang terjadi pada Mazhab Tsauri, Imam madhhab ini rnenghabiskan sebagian besar hidupnva dalam persembunyian, sehingga tidak bisa menarik murid dalam jumlah besar yang nantinya bisa menyebarkan ajaran Mazhab ini.

Mazhab Syii

  • Mazhab Zaydi

Mazhab ini dipelopori oleh Zaid bin All Zainal Abidin bin Husein bin All bin Abi Thalib yang lahir pada tahun 80 H. Dalil-dalil yang digunakan oleh mazhab ini sama dengan yang digunakan oleh mazhab sunni. Diantaranya : al-qur’an, sunnah, ijma’ sahabat, qiyas, istihsan, dan istihlah.

  • Mazhab ja’fari

Pencetus mazhab ini bernama imam ja’far as-siddiq yang lahir pada tahun 80 hijriyah. Dalil yang digunakan dalam penetapan hukum adalah al-Qur’an, as-Sunnah, dan pemikiran para Imamnya yang berpijak pada mashlahah. Mazhab ini menolak keras penggunaan qiyas.

Itulah tadi sedikit informasi yang menerangkan mengenai faktor apa saja yang melatar belakangi masih atau tidaknya suatu mazhab di suatu tempat.

One Reply to “Faktor Penyebab Hidup dan Punahnya Suatu Mazhab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *