Kaos Ternyata Bukanlah Hal Yang Sepele
Berita

Kaos Ternyata Bukanlah Hal Yang Sepele

Spread the love

Baru-baru ini, sedang timbul suatu gerakan #2019GantiPresiden. Tentunya sudah banyak orang yang mengetahuinya. Gerakan ini merupakan salah satu bentuk kampanye yang dinilai sangat efektif mendapatkan banyak suara rakyat sehingga bisa memenangkan pemilu.

Kaos Hastag “2019 Ganti Presiden” Menjadi Populer Jelang Pemilu 2018

Padahal, dalam memenangkan suatu pemilihan umum Presiden tetap akan berat. Setiap rakyat berhak untuk melakukan pemilihan berdasarlan hati nuraninya. Bahkan, gerakan ini tidak menjamin masyarakat bisa memberikan kepercayaan secara penuh. Jika membahas tentang politik dan pemilihan umum pasti tidak akan pernah ada habisnya. Setiap pergantian pemimpin pasti menggunakan sistem voting dimana setiap pemilih memiliki karakter masing-masing untuk menentukan pemimpin yang dirasa paling tepat.

Kaos Hastag 2019 Ganti Presiden Menjadi Populer Jelang Pemilu 2018

Oleh karena itu, para calon pemimpin berlomba-lomba untuk kampanye dan berusaha menimbulkan rasa kepercayaan masyarakat terhadapnya. #2019GantiPresiden juga merupakan salah satu bentuk kampanye dari salah satu kubu. Gerakan ini bisa dibilang resmi karena langsung disampaikan oleh Ketua DPP PKS. Beberapa orang memang merasa bahwa gerakan ini mendapatkan respon yang baik dari masyarakat. Sehingga, suara pendukungnya bisa diprediksi akan semakin banyak.

Akan tetapi ada juga yang menilai bahwa gerakan ini bukanlah senjata yang kuat untuk bisa memenangkan pemilihan umum Presiden. Ada beberapa alasan.

  • Alasan yang pertama yaitu gerakan #2019GantiPresiden tidak bisa sepenuhnya menarik pemilih baru. Karena tidak ada keterikatan terhadap gerakan tersebut.
  • Kemudian alasan yang selanjutnya, tidak semua orang mengetahui bahwa gerakan ini bentuk kampanye dari salah satu partai politik. Bahkan, ada yang sudah mengetahuinya setelah membaca berita atau koran.
  • Kelemahan yang ketiga yaitu pada gerakan ini penegasannya terkesan galak. Terdapat pesan politik yang bisa diambil dari gerakan tersebut. Pesan politiknya adalah tegas, berani, dan membuat lawannya takut.

Presiden Jokowi Menjadi Perhatian Menjelang Pemilu Tahun 2018

Ketika mendengar gerakan #2019GantiPresiden, hal yang pertama kali muncul di benak masyarakat adalah Jokowi. Karena secara tidak langsung, gerakan tersebut memiliki maksud unfuk mengganti Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia saat ini. Dalam hal ini, secara tidak langsung pokok bahasan yang akan terus terjadi membahas tentang Jokowi. Dan Jokowi juga menjadi titik fokus diskusi dalam setiap hal. Sehingga, yang terjadi justru nama Jokowi semakin melambung dan secara tidak langsung sudah bentuk kampanye terhadapnya. Mungkin, jika gerakan ini dibuat dengan kalimat yang tidak terfokus pada Jokowi akan lebih berkembang lagi peningkatannya. Bisa juga menggunakan kata yang lebih halus. Namun, itu semua tetap bergantung pada cara pandang masyarakat. Ada yang memberikan respom positif, tetapi ada juga yang memberilan respon negatif. Berhasil atau tidaknya gerakan tersebut akan bergantung masyarakat.

Tidak disangka, penyebaran gerakan #2019GantiPresiden kini sudah semakin meluas. Apalagi di sosial media. Hampir semua bisa memperoleh informasi dengan mudah mengenai gerakan tersebut. Penyebaran secara luas melalui sosial media mungkin sudah menjadi hal yang biasa. Akan tetapi, penyebarannya kali ini dengan sebuah kaos. Pakaian yang sering dipakai oleh semua orang. Banyak sekali penyebaran kaos dengan tulisan #2019GantiPresiden. Dengan demikian, semakin banyak orang yang ikut menyerukan gerakan tersebut. Sampai pada akhirnya, ini menjadi hal yang sangat menakutkan. Karena keberadaannya semakin membludak. Hingga pada akhirnya kaos dengan tulisan gerakan #2019GantiPresiden tidak boleh ada lagi berkeliaran di pasaran.  Siapapun yang masih menjual kaos tersebut akan segera dilakukan introgasi. Dari peristiwa itu, kita jadi bisa mengetahui bahwa kaos ternyata bisa menjadi media penyebaran dan tidak bisa disepelekan.