Masyarakat Muslim Perlu Berhati-hati dengan Dampak Negatif Game Smartphone
Keluarga

Masyarakat Muslim Perlu Berhati-hati dengan Dampak Negatif Game Smartphone

Spread the love

Kebebasan dan perkembangan era teknologi memang membuat berbagi hal menjadi lebih mudah. Salah satu yang dapat terlihat dengan jelas adalah adanya peran smartphone dalam kelangsungan kegiatan sehari-hari masyarakat. Tidak hanya orang dewasa saja yang kini telah menggunakan smartphone, namun anak-anak yang masih di bawah umur pun sudah dapat mengoperasikan ponsel pintar dengan keahlian di luar kepala.

Dampak Negatif Perkembangan Game di Smartphone Bagi Umat Muslim 

Sebenarnya, ada banyak dampak yang bisa terjadi ketika orang tua kurang teliti dalam mengawasi anak-anaknya ketika bermain ponsel pintar. Selain bahayanya konten negatif yang ada di media sosial, kini game online pun mulai patut untuk dikhawatirkan.

Dampak Negatif Perkembangan Game di Smartphone Bagi Umat Muslim 

Berdasarkan beberapa pengamatan dan penelitian, ternyata ada beberapa dampak dari penggunaan game yang ada di smartphone untuk kelangsungan mental anak.

  • Dampak yang pertama adalah kecanduan. Game yang ada di smartphone berupa game online biasanya telah didesain memiliki level yang begitu menangtang dan susah sekali untuk habis. Sehingga, jika sudah lolos di level pertama, maka akan memiliki hasrat yang begitu besar untuk melanjutkan dan menaklukan level kedua, ketiga, dan begitu seterusnya. Hal ini akan membuat kegiatan anak semakin terbengkalai karena level yang ada di game menyita perhatian anak dan begitu mendominasi pikiran. Sehingga, anak akan melupakan kewajiban-kewajiban yang harus dilakukannya karena sudah kecanduan dengan game yang dimainkan di smartphone.
  • Dampak kedua adalah memperbesar peluang anak untuk berkata tidak jujur terhadap orang tua atau  pengasuhnya. Hal ini karena game zaman sekarang banyak yang membutuhkan biaya tertentu untuk mendapat level dan capaian tertentu, sehingga bila tidak dituruti, maka kemungkinan anak akan memutuskan untuk berbohong dengan menggunakan uang anggaran tertentu sebagai anggaran untuk membayar kebutuhan game yang ada di ponsel pintarnya. Hal ini tentu akan merugikan orang tua dan merugikan anak di masa depannya, karena ia sudah terbiasa untuk berbohong pada orang tuanya meskipun baru hal yang kecil saja.
  • Dampak ketiga adalah game pada ponsel pintar dapat mengganggu kesehatan anak. Terlebih kesehatan mata. Pancaran radiasi yang dimiliki smartphone tentu akan memberikan efek negatif bila dipandang secara terus menerus dan nonstop. Padahal, kebanyakan anak tidak akan bosan untuk memainkan game yang sudah menarik perhatiannya, dan ia akan betah untuk bertahan di depan ponsel dalam memainkan game kesukaannya. Selain mata, banyak juga jenis kesehatan lain yang akan terganggu seperti kesehatan pencernaan. Kesehatan pencernaan bisa terganggu ketika anak terlalu fokus pada games dan tidak menghiraukan jam makan yang sudah tiba, karena ia merasa makan bukanlah hal yang lebih penting dari urusan yang ada di game ponsel pintarnya.

Dengan beberapa dampak di atas, maka perhatian dan pengawasan orang tua sangat diperlukan agar kesehatan mental dan fisik anak dapat terjaga dalam menghadapi derasnya arus teknologi. Bukan berarti teknologi memiliki sejuta dampak buruk bagi anak, teknologi tetap memberikan peran yang begitu besar terhadap perkembangan anak zaman sekarang. Tentunya hal ini akan diraih dengan ideal bila penggunaan gadget sesuai dengan porsi dan tidak timpang pada salah satu sisinya. Sehingga, perkembangan anak yang diharapkan adalah jenis perkembagan membangun yang dapat mempersiapkan anak untuk bersaing dengan lebih ketat di generasi yang akan mendatang, dan hal itu dapat dilakukan sejak sekarang ketika mengawasi anak dalam bermain game.