Meneladani Jose Mujica Presiden Uruguay Berhati Malaikat
Inspirasi

Meneladani Jose Mujica Presiden Uruguay Berhati Malaikat

Spread the love

As-Ansar – Mungkin masyarakat Indonesia tidak begitu menaruh perhatian pada kisah-kisah inspiratif yang sebenarnya masih hidup dan ada di sekitar, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri.

Jose Mujica Presiden Uruguay Yang Memiliki Hati Malaikat

Salah satunya adalah presiden negara uruguay yang menjabat pada tahun 2010 hingga tahun 2015 yang memiliki hati begitu mulia dan begitu disegani para rakyatnya. Setiap orang yang menjadi seorang presiden tentu yang terlintas di benak orang-orang adalah jabatan yang tinggi dan harta kekayaan yang sangat banyak. Namun tidak demikian halnya dengan Jose Mujica, mantan presiden Uruguay yang dapat dikatakan seolah berhati malaikat dan sangat rendah hati. Betapa tidak? Presiden ini bahkan sempat disebut sebagai presiden dengan harta termiskin di dunia. Tidak seperti pemimpin negara pada umumnya yang memiliki harta berlimpah dan penjagaan ketat kemanapun pergi, namun Jose Mujica hidup seperti rakyat biasa.

Tempt tinggalnya pun berada di kawasan persawahan desa, sehingga begitu jauh dari pusat keramaian kota, apalagi dengan pusat pemerintahan negara. Bahkan, rumah yang ditinggalinya pun bukan merupakan rumah mewah, melainkan sebuah rumah yang mempunyai satu buah saja kamar tidur. Demikian sederhana tempat tinggalnya tidak membuat Jose merasa risih maupun menuntut banyak hal. Baginya, pemimpin negara bukanlah suatu kemewahan, namun amanat besar yang dilimpahkan kepada salah seorang rakyat biasa saja. Untuk berkendara sehari-hari dalam memenuhi tanggung jawabnya sebagai seorang kepala negara, Jose mengendarai mobil tua keluaran akhir abad ke 20 berjenis Volkwagen. Tidak hanya sampai disitu saja, Jose pernah memberi tumpangan kepada salah seorang rakyat biasa yang sedang menunggu di pinggir jalan sambil menunggu ada orang yang bersedia menolong dengan memberinya tumpangan secara cuma-cuma. Alangkah terkejutnya seorang pria yang ditumpanginya itu ketika mengetahui bahwa ternyata orang yang menolong dan memberinya tumpangan adalah kepala negaranya sendiri. Cerita ini sempat viral ke beberapa media sosial dan banyak yang memberi apresiasi kepada Jose, walaupun Jose mengira bahwa ini hanyalah pertolongan yang sederhana saja kepada salah seorang pemuda yang ditemuinya di pinggir jalan.

Presiden Uruguay Jadi Teladan Bagi Orang-Orang

Jose Mujica sebenarnya memiliki gaji yang tidak sedikit, namun memiliki gaji yang standar layaknya pemimpin negara pada umumnya, yaitu sekitar 120 ribu dolar untuk setiap bulannya. Namun, pendapatan yang diterimanya ini tidak lantas ia gunakan untuk memperkaya dirinya sendiri. 90 persen dari upah yang diterimanya itu ia gunakan sebagai media untuk membantu rakyatnya. Sehingga, dengan demikian maka Jose menerima sedikitnya 12 ribu dolar saja di setiap bulannya atau sekitar 10 juta jika diterjemahkan dalam nilai uang rupiah Indonesia. Angka gaji tersebut ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, dan tidak ada niatan untuk membelanjakan secara penuh setiap gaji yang diterima di setiap bulannya.

Hal mengagumkan lainnya yang membuat seorang Jose Mujica menjadi pemimpin yang sangat ideal adalah ia berani untuk secara lantang melarang pendirian pabrik rokok. Jose berpikir bahwa rokok adalah sebuah barang yang merugikan kesehatan rakyatnya, sehingga ia menutup segala izin untuk pendirian pabrik rokok tanpa memedulikan nilai pendapatan yang bisa diterima negaranya bila ia mengizinkan pabrik rokok beroperasi di daerah pemerintahannya. Tindakannya ini terbilang cukup berani, dan belum banyak pemimpin negara yang berani untuk melarang secara gamblang sebuah pabrik rokok yang berdiri di suatu negara tertentu.