Surat Ar-Rum
Inspirasi

Suatu Kisah Berkaitan dengan Surat Ar-Rum

Spread the love

Ar-Rum merupakan salah satu surat yang terdapat di dalam Al-Qur’an. Ar-Rum terdiri dari 4 ayat. Ayat pertama turun sekitar tahun 620 Masehi. Waktu yang sudah sangat lama.

Turunnya Ayat Pertama Yang Mengejutkan Banyak Pihak

Pada saat itu, turunnya ayat pertama ini membuat semua umat Nabi mendapatkan keajaiban yang sangatlah mengejutkan. Tidak hanya itu, semua penduduk Mekah pun juga dibuat heran setelah turun ayat tersebut. Lalu, apa yang membuat mereka sampai terkejut? Adakah hal yang sangat penting? Ternyata, isi dari ayat tersebut yaitu informasi yang sangat lengkap mengenai kondisi Peta Geopolitik pada masa itu. Siapa yang tidak terkejut jika secara mendadak turun sebuah ayat yang berisi informasi sangat penting. Pada saat itu, berada passa masa Kekaisaran Byzantium. Kekaisaran tersebut berada di bawah Kekaisaran Romawi Timur.

Pada surat Ar-Rum ayat 1, disebutkan bahwa nantinya Kekaisaran Byzantium akan mengalami kekalahan yang besar. Kekalahan terebut disebabkan karena Kekaisaran Persia. Namun, itu semua tidak akan berlangsung lama. Karena Kekaisaran Byzanium tidak akan berlangsung lama karena akan segera memperoleh kemenangannya kembali. Padahal, kekalahan yang dirasakan oleh Byzantium tersebut sangatlah besar. Hingga semua orang bisa melihat dengan jelas bagaimana dampak yang terjadi akibat kekalahan tersebut. Mustahil jika nanti Byzantium bisa merebut kemenangannya kembali karena Persia. Pada sejarah zaman dahulu, disebutkan bahwa Kaisar Byzantium sampai memberikan perintah untuk meleburkan semua cadangan emas dan perak. Apa tujuannya? Untuk dijadikan uang dan bisa digunakan untuk menghdupi pasukan perangnya.

Banyak Pemberontakan Yang Terjadi Pada Masa Kekaisaran Byzantium

Di masa tersebut, sangat banyak Gubernur yang menentang dan kemudian berontak terhadap Kekaiaran Byzantium. Memang pada saat itu keadaannya sudah di itik yang paing rendah. Bahkan juga hampir berada di posisi keruntuhan. Semua orang pun berfikiran bahwa Kekaisaran itu tidak akan bangkit kembali. Tetapi, tiba-tiba datanglah sebuah berita yang turun dari langit. Isi dari berita itu adalah bahwa dalam waktu dekat (beberapa tahun lagi) Byzantium akan memperoleh kemenangannya yang telah hilang. Para pengamat politik tidak percayan dengan disampaikan Nabi. Karena rasanya hal tersebut tidak akan mungkin terjadi. Sangatlah mustahil bisa terjadi mengingat kondisi Byzantium saat ini. Apalagi para kaum Quraisy yang semakin mencemoh setelah turunnya surat tersebut. Mereka sangat yakin bahwa apa yang disebutkan Al-Quran tidak akan mungkin bisa terjadi. Dan Al-Qur’an hanyalah kebohongan semata. Kaum Quraisy dikenal dengan kecerdasan bermain kata-kata yang bisa dilihat hasil tulisan dalam syair-syair.

Kabar yang diperoleh dari salah satu riwayat sejarah bahwa tingginya rasa percaya dan tidak percaya membuat sahabat Nabi, yaitu Abu Bakar As Syidiq ditantang oleh salah satu orang yang juga tidak percaya dengan berita Al-Qur’an untuk bertaruh jika Romawi bisa mengalahkan bangsa Persia. 6 tahun setelah diturunkannya surat Ar-Rum, ada peperangan antara Kekaisaran Byzantium dan Persia yang terjadi di Nieveh Jordania. Peperangan ini akan menjadi penentu siapakah pemenang dari keduanya. Dan yang sangat mengejutkan dari hasil peperangan tersebut, ternyata Byzantium mampu mengalahkan banga Persia. Tidak ada yang menyangka hal ini bisa terjadi. Bahkan, setelah kemenangan yang diperoleh banga Persia membuat suatu perjanjian dengan Byzantium. Isinya yaitu Persia wajib mengembalikan wilayah Byzantium yang telah mereka ambil. Kebenaran Allah SWT melalui surat Ar-Rum di dalam Al-Qur’an akhirnya terbukti kebenarannya. Keajaiban Allah SWT juga akan selalu ada meskipun pada hal yang sangat mustahil untuk terjadi.